Rabu, 21 Oktober 2015

Hubungan Filsafat dengan Psikologi



PENGERTIAN PSIKOLOGI
Apa itu psikologi     :secara etimologis,istilah psikologis berasal dari
yunani yaitu dari kataPSYCHE  yang bararti jiwa dan LOGOS yang berarti
ilmu.
Jadi secara harfiah,psikologi berarti ilmu jiwa,atau ilmu yang
mempelajari tentang gejala-gejala kejiwaan.begitulah,untuk rentang waktu
yang relatif lama,terutama ketika psikologi masi merupakan bagian atau
cabang dari filsafat.tetapi sejak psikologi berdiri dari ilmu
induknya.filsafat  mulailah timbul kesulitan-kesulitan karna salah satu
tuntutan ilmu pengetahuan adalah bahwa hal-hal yang dipelajari dalam itu
harus dapat  dibuktikan dengan nyata padahal untuk membuktikan adanya
jiwa sebagai sesuatu yang nyata adalah tidak mungkin,apalagi untuk
mengukur atau menghitungnya dengan alat-alat yang objektif bertitik
tolak dari anggapan psikologi haruslah melalui mempelajari sesuatu yang
nyata (kongkrit).
    Para sarjana mulai memikirkan untuk memberi definisi lain pada
psikologi.Apa yang dilakukan oleh sarjana  tidak banyak berbeda dari
pada apa yang dilakukan orang biasa dalam pergaulan sehari-hari.
    Seorang sarjana dalam psikologi berusaha mengenal orang lain,baik
sebagai individu,sebagai kelompok atau jenis laku-lakunya secara
keseluruhan.Para sarjana biasa mengemukakan satu definisi lagi tentang
psikologi.Yaitu sikologi adalah ilmu yang mempelajari tenetang tingkah
laku manusia.Pengertian tingkah laku sudah jauh lebih nyata dari pada
pengertian jiwa.tingkah laku dapat di buktikan dengan nyata,dan dapat
diukur secara objektif.
 Tingkah laku dalam psikologi tidak hanya berarti tingkah laku nyata itu
sendiri(misalnya: tertawa,memukul dan sebagainya.)tetapi juga meliputi
extensi atau perpanjangan.Dari tingkah laku nyata tersebut extensi itu
diantara lain terdapat pada bekas-bekas atau efek yang permanen yang
terdapat pada tubuh sebagai akibat.terlalu seringnya tingkah laku di
perbuat seorang periang yang sering tertawa,misalnya akan meninggalkan
bekas-bekas diwajahnya,sehingga dengan melihat wajahnya kita bisa
mengetahui bahwa orang itu periang.(Alex Sobur,2003:19.Sarlito,2002:3)






PENGERTIAN FILSAFAT
Apa yang dimaksud dengan filsafat    :
Filsafat secara etimologis berasal dari bahasa yunani PHILOSOPHIA,Pilos
artinya suka cinta atau kecenderungan pada sesuatu,sedangkan Sofia
artinya kebijaksanaan.Definisi filsafat yang telah di klasifikasikan
berdasarkan watak dan fungsinya ialah sebagai berikut    :
1.    Filsafat adalah sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap
kehidupan dan alam yang biasannya di terima secara tidak keritis(arti
informal).
2.    Filsafat adalah suatu proses kritik atau pemikiran terhadap
kepercayaan dan sikap yang sangat kita junjung tinggi(arti formal).
3.    Filsafat adalah usaha untuk mendapatkan gambaran
keseluruhan,artinya filsafat berusaha untuk mengobinasikan hasil
bermacam-macam sains dan pengalamn kemanusiaan yang konsisten tentang
alam(arti spekulatif).
4.    Filsafat adalah analisis logis dari bahasa serta penjelasan
tentang arti kata dan konsep.Corak filsafat yang demikian ini dinamakan
juga logosentrisme.
5.    Filsafat adalah sekumpulan problema yang langsung,yang mendapat
perhatian dari manusia dan yang di carikan jawabannya oleh ahli-ahli
filsafat.
(Drs.Rizal Mustansyir M.Hum, 2000:2)










HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN PSIKOLOGI



    Filsafat adalah hasil akal manusia yang mencari dan memikirkan suatu
kebenaran dengan sedalam-dalamnya.Dalam penyelidikannya,filsafat memang
berangkat dari apa yang dialami manusia,karna tidak ada pengetahuan
jika tidak bersentuhan dahulu dengan indra,sedangkan ilmu yang hendak
menelaah hasil pengindraan itu tidak mungkin mengambi lkeputusan dengan
menjalankan pikiran,tanpa menggunakan dalil dan hukum pikiran yang tidak
mungkin dialaminya,bahkan ilmu dengan amat tenang menerima sebagai
kebenaran bahwa pikiran manusia itu ada serta mampu mencapai
kebenaran.,dan tidak pernah di selidiki oleh ilmu.Sampai dimana dan
bagaimana budi manusia dapat mencapai kebenaran itu.
    Filsafat memerlukan data dari ilmu,jika ahli filsafat manusia hendak
menyelidiki adakah manusia itu,iya harus mengetahui gejala tindakan
manusia.Dalam hal ini,ilmu yang bernama psikologi akan menolong filsafat
dengan sebaik-baiknya dangan hasil penelitiannya.Kesimpulan filsafat
tentang kemanusiaan,akan sangat pincang dan mungkin jauh dari kebenaran
jika tidak menghiraukan hasil psikologi,sebagai litorator
disebutkan,sebelum menjadi disiplin ilmu yang mandiri,psikolgi memiliki
akar-akar yang kuat dalam ilmu kedokteran dan filsafat yang hingga
sekarang masih Nampak penagruhnya.Dalam ilmu kedokteran,psikologi
berperan menjelaskan apa-apa yang terfikir dan terasa oleh organ-organ
biologis(Jasmaniah).
    Adapun dalam filsafat yang sebenarnya ibu kandung psikologi itu
berperan serta dalam memecahkan masalah-masalah rumit yang berkaitan
dengan akal,kehendak,dan pengetahuan.
(Drs.ALEX SOBUR,M.S.I.)
    Dalam metode filsafat biasanya mengembangkan metode fenomenologi sebagai alternative pendkatan dalam ilmu psikologi.
    Filsafat juga bisa mengangkat asumsi-asumsi yang terdapat dalam ilmu psikologi.
    Dalam konteks perkembangan psikologi social filsafat juga bisa
memberikan wacana maupun sudut pandang baru dalam bentuk teori-teori
social dalam bentuk refleksi teori-teori social kontemporer.
filsafat itu mempertanyakan jawaban, sedangkan psikologi menjawab
pertanyaan (masalah). jadi dengan berfilsafat, psikolog mendapatkan
solusi dari permasalahan kliennya, karena terus diberikan pertanyaan,
kenapa...mengapa...alasannya apa.. terus begitu sampai akhirnya ada
kesimpulan dari pertanyaan (permasalahan) itu.
ketika seseorang udah mampu mempertanyakan siapa dirinya, bagaimana
dirinya terbentuk, bagaimana posisi dirinya di alam semesta ini, itu
berarti orang tersebut sudah berfilsafat ke taraf yang paling tinggi.
Untuk itu dibutuhkan perenungan, karena klo didiskusikan, bisa jadi
orang lain nganggep kita gila, karena itu adalah insight, dan tidak
semua org bisa dapet insight.
dengan melihat Ciri-ciri Berpikir Filsafat:
Radikal; sampai ke akar persoalan
Kritis; tanggap thd persoalan yg berkembang
Rasional; sejauh dpt dijangkau akal mns
Reflektif; mencerminkan pengalaman pribadi.
Konseptual; hasil konstruksi pemikiran
Koheren; runtut, berurutan.
Konsisten; berpikir lurus/tdk berlawanan.
Sistematis; saling berkaitan.
Metodis; ada cara utk memperoleh kebenaran.
Komprehensif; menyeluruh Bebas & bertanggungjawab
tidakkah kita melihat bahwa subjek kajian psikologi adalah manusia. kita
menangkap manusia tidak hanya melalui proses pengindraan: mata untuk
melihat, telinga untuk mendengar, dan bla-bla-bla dan pada akhirnya kita
tahu dan menangkap (persepsi) apa itu manusia? punya mata, punya
telinga, berfikir, punya emosi, dll berdasarkan gambaran (persepsi)
sederhana yang kita pelajari secara awam tanpa harus mengkritisi apa
yang terjadi dengan sensasi mengenai pengindraan.
diluar itu dalam ranah psikologi itu sendiri mempelajari tingkah laku
manusia. bicara mengenai tingkah laku manusia banyak
pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari aksi/penilaian pengindraan kita:
"bagaimana dia bisa seperti itu?" bagaimnana sebab-sebabnya?,
pencegahannya", ? dan bla-bla-bla. jadi, awalilah dengan filsafat umum
dan berlanjut pada filsafat manusia selanjutnya terserah mau dibawah
kemana aliran yang match dengan pengalaman. Ok!.
kami pernah mengatakan:
filsafat adalah aplikasi dari suatu program (game adven misalnya) dan
bagaimana menjalankannya (memenangkannya, melintasi rintangan, dll)
adalah psikologi. jadi filsafat adalan game yang seru dan membaca
manusia sebagai tantangannya. INGAT! BERTANGGUNG JAWAB.  
 
#reblog

Minggu, 10 Mei 2015

Allah ingin lihat lagi usaha dan doa hambanya di tes sbm dan kedinasan lainnya

Kemarin, 9 mei 2015. Tepatnya pukul 17.00 WIB. Yang gue harapin adalah ketika gue buka pengumuman snm 2015 dapat label hijau. Tapi apa daya, gue malah dapat label warna merah. Itu tandanya udah pasti gak lulus snm 2015 di Universitas Sumatra Utara di Medan jur. Tekim dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa di Cilegon jur. Tekim dan Telektro. Usaha dan hasil yang udah gua peroleh dari kelas 10 sampai kelas 12 lewat jalur rapor, ga bisa memenangkan salah satu posisi untuk terdaftar di universitas-universitas yang udah dipilih di snm tadi.  Bener-bener lemes pas liat dapet label merah. Gue berasa frustasi banget, bener-bener sedih dan down banget. Bilang ke temen sih ayooo semangat kita pasti bisa di sbm atau tes kedinasan lainnya. Tapi di dalam hati sebenarnya gue nangiss.. Gue udah gagal dalam satu tantangan. Udah tau hasil pengumuman snm, gue langsung ngasih tau ke bokap nyokap. Alhamdulillah untungnya mereka kaya ga kecewa-kecewa amat, karna bokap lebih pengen gue di STPI, Curug dan nyokap sih lebih setuju gue di jur. Tekim terserah univnya dimana. Tapi ntah kenapa, gua ngerasa sedih udah ngecewain mereka dalam tahap ini, kalo bisakan satu kali test snm ini udah lulus. Malemnya bokap ngajakin keluar buat refreshing. Dan kita nyampe di Super Mall Lippo, Karawaci. Selama perjalanan dan balik ke rumah, perasaan gue masih tetep sedih. Ibaratkan nangis didalam hati, tapi gak bisa ngeluarin air mata. Pas udah nyampe rumah, gue langsung ke kamar buat tidur karna waktu udah menunjukan pukul 23.05 WIB. Ini waktunya buat tidur. Gue berusaha untuk bisa tidur tapi apa hasilnya, sampe jam  01.00 WIB paginya. Gua belum bisa tidur sama sekali, karna masih mikirin hasil snm kemaren sore. Dan di dalam hati gua selalu berkata, udah ikhlasin mungkin jalan takdir lu belum di sini, ya walaupun orangtua udah ngedoain sebanyak apapun, lu berusaha dan berdoa, kalau belum takdir lu ya bakal gak terjadi, udah ikhlasin aja, Allah tau mana yang terbaik buat hambanya. Akhirnya, gue hidupin baca ayat-ayat Al-Qur'an dan terlelap sampai besoknya. Mungkin karna tidur kemaleman, gua baru bangun jam 08.30 di tanggal 10 mei 2015. Itu jam paling ngebo selama gue libur dari selesai ujian UN CBT 2015 tanggal 22 april 2015. Udah Subuh ga shalat, dan baru ke inget kenapa semalam itu susah banget buat tidur, ya karna gue belum shalat isya juga hehe. Di hari ini juga tanggal 10 mei 2015 gue tanamkan dalam hati, kalo gue pasti bisa lulus di sbm atau tes kedinasan (STPI, Curug), asalkan gua lebih berusaha lebih keras lagi, dan berdoa lebih banyak lagi. Supaya akhir segala perjuangan ini berbuah lebih manis. Ga kaya snm:( Gue juga sadar, bukan gue sendiri kok yang dapat hasil kaya gini. Temen-temen yang lain juga, tapi mereka tetep semangat dan gak putus asa. Semogaa untuk angkatan SMA tahun 2014/2015 yang belum lulus di snm. Masih ada jalan selanjutnya kok buat kita, bisa lewat sbm, tes kedinasan, um dan mungkin ada pts yang setaraf juga dengan negeri dan yang bagus juga. Gue yakin, asalkan kita usaha dan berdoa yang lebih lagi, Allah bakal ngasih yang lebih lagi juga buat kita. SEMANGAAATT!! KITA BISA BUKTIKAN ITU, KALO KITA BERHASIL MELALUI RINTANGANNYA!!